Minggu, 31 Januari 2016

Roadshow Tumbler KOPHI Jateng bersama Anak-Anak Binaan Satoe Atap

Semarang, 1 Mei 2014 – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia) Jawa Tengah mengadakan “Roadshow Tu... thumbnail 1 summary
Semarang, 1 Mei 2014 – Dalam rangka memperingati Hari Bumi, KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia) Jawa Tengah mengadakan “Roadshow Tumbler” yang ditujukan kepada anak-anak jalanan dan anak-anak kurang mampu. Dalam kegiatan ini KOPHI Jateng bekerjasama dengan Komunitas Satoe Atap (komunitas peduli anak jalanan dan kurang mampu) sebagai tuan rumah untuk kegiatan sosialisasi tumbler ini.


Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29-30 April 2014 yang bertempat di teaching spots Satoe Atap yaitu daerah Seroja dan Tanggul (Jl. Kelinci). Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 45 anak binaan Satoe Atap dan sangat antusias sekali dalam mengikuti kegiatan ini.

Acara ini dilakukan dengan memberikan penjelasan tentang Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH), mengapa menjaga lingkungan itu penting, bagaimana cara menjaga lingkungan dengan baik dan apa saja manfaat dari menjaga kelestarian lingkungan, serta kerugian apa saja akibat dari tidak menjaga kelestarian lingkungan. Kemudian acara dilanjutkan dengan materi tentang bahaya penggunaan plastik dan cara pengelompokkan sampah yang baik dan benar.

Untuk menguji pemahaman anak-anak tentang materi yang sudah diberikan, maka mereka dibagi menjadi tiga kelompok untuk menggambar dan mewarnai dengan tema lingkungan hidup. Setelah selesai menggambar lalu perwakilan dari masing-masing kelompok diminta untuk menjelaskan maksud dari gambar tersebut. Kelompok pertama menggambar mengenai lingkungan pemukiman di dekat sungai. Mereka menjelaskan bagaimana kondisi pemukiman dalam gambar tersebut dan juga bagaimana cara menjaganya agar sungai tersebut tidak tercemari oleh sampah-sampah yang berasal dari pemukiman tersebut.

Kemudian kelompok kedua menggambar tentang penggunungan dan persawahan. Dalam gambar tersebut mereka menyampaikan bagaimana cara menjaga pegunungan dan persawahan agar tidak gundul dan tetap asri. Terakhir, kelompok tiga menggambar tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

Akhirnya, setelah proses penyuluhan tentang lingkungan hidup selesai, kegiatan ini ditutup dengan pembagian tumbler dan susu. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini kepedulian tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup dapat meningkat dan tertanam sejak usia dini pada semua orang. (by: Meirina)

Tidak ada komentar

Posting Komentar